Skip to content

Agutus 2021

Salam Hormat

Assalamualaikum Warohmatulohi Wabarokatuh,

Alhamdulilah segala puji hanya milik Allah Swt. Atas segala karunia yang telah Allah berikan kepada kita sehingga bisa terus melakukan kebaikan-kebaikan. Meskipun kondisi saat ini serba sulit. Sholawat dan salam semoga Allah curah limpahkan kepada Nabi Muhammad Saw. Berserta para keluarga, sahabat dan pengikutnya. Aamin

Yayasan Sahabat Qur’an menaruh perhatian besar untuk melahirkan generasi pecinta Al-Qur’an. Salah satunya melalui program Sekolah Tahfizh Sahabat Qur’an. Kami mengucapkan Jazakumullah Khairon Katsiro atas dukungan para donatur. Hanya Allah lah sebaik-baik pembalas.

 

Kamal Ibrahim

Program Pendidikan Sahabat Qur’an

KEGIATAN BULAN AGUSTUS 2021

bsi

Santri Sahabat Qur’an Ikuti Perlombaan Muharam

muharam santri

Santri Tahfizh Sahabat Qur’an memiliki cara unik dalam menyemarakan Tahun Baru Islam 1443 H.

Dalam kegiatan tersebut santri mengikuti beberapa kegiatan perlombaan, diantaranya perlombaan cerdas cermat, lomba pildacil, lomba mtq hingga lomba resensi buku yang terdapat di perpustakaan sekolah.

Perlombaan resensi buku sendiri, dilakukan agar minat baca santri semakin meningkat. Agar koleksi buku yang ada di perpustakaan bisa mereka baca dan pahami. Koleksi buku yang ada merupakan wakaf buku dari para donatur.

Penyaluran Fidyah Kepada Masyarakat yang Membutuhkan

muharam santri

Santri Tahfizh Sahabat Qur’an memiliki cara unik dalam menyemarakan Tahun Baru Islam 1443 H.

Dalam kegiatan tersebut santri mengikuti beberapa kegiatan perlombaan, diantaranya perlombaan cerdas cermat, lomba pildacil, lomba mtq hingga lomba resensi buku yang terdapat di perpustakaan sekolah.

Perlombaan resensi buku sendiri, dilakukan agar minat baca santri semakin meningkat. Agar koleksi buku yang ada di perpustakaan bisa mereka baca dan pahami. Koleksi buku yang ada merupakan wakaf buku dari para donatur.

Keterbatasan Tak Halangi Semangat Merayakan Kemerdekaan

Kemerdekaan adalah hadiah terbaik   bagi bangsa Indonesia atas   perjuangan membela haknya sebagai bangsa yang mandiri. Kemerdekaan diraih atas rahmat Allah Swt serta perjuangan para pahlawan, yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk terlepas dari belenggu penjajah.

Sudah sepatutnya seluruh masyarakat Indonesia menjaga semangat kemerdekaan itu tanpa terkecuali. Itupun yang dilakukan oleh Santri Tahfizh Sahabat Qur’an. Ditengah keterbatasan tempat dan fasilitas. Seluruh santri dan dewan guru dengan hikmat melaksanakan upacara 17 agustus. 

Meski tanpa tiang bendera, sang merah putih tetap dikibarkan oleh pasukan pengibar bendera. Lantunan lagu Indonesia Raya membuat suasana semakin hikmat, semua peserta upacara mengikuti kegiatan hingga selesai.

Setelah upacara, santri mengikuti beberapa perlombaan seperti makan kerupuk, lomba futsal bersarung dan kegiatan lainnya. Sederhana bagi mereka, tapi bahagianya luar biasa.

Parade Tasmi Santri Sahabat Qur’an Dilakukan Secara Daring

Kegiatan parade tasmi merupakan agenda rutin setiap dua bulan, kegiatan ini dilaksakan secara daring dan disaksikan oleh para walisantri dan juga donatur. Diharapkan dengan kegiatan ini para santri bisa lebih semangat dalam menjaga hafalan mereka.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjut dengan tasmi dari kelas 8. Juz yang dibacakan adalah juz 29 dan dibacakan secara bergantian. Untuk kelas 7 sendiri, membaca Surat An-Naba dan juga haidst Arba’in yang pertama.

Kegaiatan murojaah yang dilakukan di Sekolah Tahfizh Sahabat Qur’an dilakukan dengan berbagai metode, hal ini dilakukan agar mereka tidak hanya semangat dalam menghafal, tapi semangat dalam mengulang hafalan. Karena menghafal dan mengulang hafalan sangatlah penting.

Semoga pandemik segera usai, kegiatan parade tasmi bisa dilakukan secara offline dan disaksikan langusng oleh para walisantri dan juga donatur.

Sekolah Tahfizh Sahabat Qur’an memiliki organisasi internal bagi para santri, bernama Organisasi Santri Sahabat Qur’an (OSANSA). Pada bulan Agustus ini, telah melaksakan pemilihan dan pengukuhan anggota baru.

Mereka yang terlibat yakni seluruh santri kelas 8 dan perwakilan kelas 7. Hal ini dilakukan agar kelas 7 bisa memiliki pembelajaran dalam mengelola organisasi, dan saat kelas 8 nanti mereka sudah mampu memimpin organisasi.

Tugas dari OSANSA sendiri membantu jalannya kegiatan santri di sekolah dan asrama. Mulai dari kegiatan ibadah, kebersihan, keamanan hingga wirausaha. Harapannya mereka mampu belajar organisasi, mengelola problematika dan mengambil solusi dari satu masalah yang mereka temui. Agar kelak, saat Allah berikan amanah pemimpin kepada mereka, sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut.